BpzID
Minggu, 10 November 2013
SHARE NoCostVPS.me: Free nano VPS 32MB RAM, 64MB Burst, IPv6, 10GB HDD. Forever
This offer of http://nocostvps.me might be the tiniest VPS offer you've ever seen, but it's free forever, good for learning/testing (a root is a root after all...), and with the right tweaks can even be used for real services, probably more than it seems to you at first glance.
Specifications:
32MB Ram
64MB burst
Disk space: 10GB
Unlimited bandwidth
Connection speed: 10Mbps
207MHZ Clock Speed
2 CPU Cores
OS:
Debian 6 Standard (consumes 8MB RAM)
Debian 6 optimized (consumes 3MB RAM)
1 natted IPv4 (webserver, SSH and one extra port)
IPv6 available on request
In order to take this offer you'll just need to signup at the forum http://nocostvps.me/forum and post a request at the 'Get a VPS' section.
Request should follow a simple format (name, country, VPS usage, OS choice and accept TOS) you can see other requests for example.
In order to keep it you'll need to log into forum once a week.
According to their site it should take up to 24 hours to process your request (I got my VPS after just 1 hour).
Enjoy
Kamis, 07 November 2013
About VPS, Pengertian dan Kegunaan VPS
Virtual Private Server merupakan pilihan hosting yang baik bagi perusahaan, VPS adalah server online 24 jam yang dapat dipergunakan untuk berbagai keperluan seperti berikut :
1. Web hosting salahsatu penggunaan yang cukup populer karena Virtual Private Server sangat tepat untuk situs web perusahaan. Penggunaan ini sangant cocok untuk perusahaan yang ingin memulai bisnis web hosting dengan anggaran yang minimum namun pelayanan dan kualitasnya dapat dimaksimalkan.
2. Percobaan Virtual Private Server inilah yang dimanfaatkan perusahaan atau penyedia VPS yang memberikan hak kepada calon pemakai untuk melakukan serangakaian percobaan secara efisien yang bersifat VPS trial, seperti melakukan ujicoba sistem operasi, IP publik, dan management pelayanan penyedia VPS. Begitu juga sebaliknya ini sangat bermanfaat bagi pemakai yang ingin menggunakan jasa VPS, karena sebelum menyewa VPS ada baiknya terlebih dahulu melakukan percobaan apakah VPS tersebut layak disewa atau tidak.
3. Backup server bisa meliputi situs web, basis data dan berkas. Hal ini bisa bermanfaat untuk meminimalisasi adanya kehilangan dan kerusakan data.
4. Aktivitas Trading Forex dapat mencegah hal-hal yang dapat mengganggu jalannya Expert Advisor seperti listrik padam, gangguan koneksi internet dan kerusakakan pada komputer. Dan satu lagi yang menjadi nilai plus, VPS juga dapat di akses jarak jauh dan dari komputer manapun.
1. Web hosting salahsatu penggunaan yang cukup populer karena Virtual Private Server sangat tepat untuk situs web perusahaan. Penggunaan ini sangant cocok untuk perusahaan yang ingin memulai bisnis web hosting dengan anggaran yang minimum namun pelayanan dan kualitasnya dapat dimaksimalkan.
2. Percobaan Virtual Private Server inilah yang dimanfaatkan perusahaan atau penyedia VPS yang memberikan hak kepada calon pemakai untuk melakukan serangakaian percobaan secara efisien yang bersifat VPS trial, seperti melakukan ujicoba sistem operasi, IP publik, dan management pelayanan penyedia VPS. Begitu juga sebaliknya ini sangat bermanfaat bagi pemakai yang ingin menggunakan jasa VPS, karena sebelum menyewa VPS ada baiknya terlebih dahulu melakukan percobaan apakah VPS tersebut layak disewa atau tidak.
3. Backup server bisa meliputi situs web, basis data dan berkas. Hal ini bisa bermanfaat untuk meminimalisasi adanya kehilangan dan kerusakan data.
4. Aktivitas Trading Forex dapat mencegah hal-hal yang dapat mengganggu jalannya Expert Advisor seperti listrik padam, gangguan koneksi internet dan kerusakakan pada komputer. Dan satu lagi yang menjadi nilai plus, VPS juga dapat di akses jarak jauh dan dari komputer manapun.
Instal Webmin di VPS Centos
Cara installnya cukup mudah kok. tinggal copy dan paste aja beres deh.. Oke berikut langkah-langkahnya
Login ke VPS anda, berhubung saya pengguna windows saya remot VPS pake Putty, kalau udah pastekan langkah-langkah berikut di terminal anda
#yum -y update
#yum -y install gcc*
#yum -y install libpcap*
#wget http://prdownloads.sourceforge.net/webadmin/webmin-1.630-1.noarch.rpm
#rpm --install webmin-1.630-1.noarch.rpm
Cara installnya gitu aja, kalau sudah tinggal masuk ke ip address VPS anda dan portnya 10000, contoh 10.5.50.1:10000
Login ke VPS anda, berhubung saya pengguna windows saya remot VPS pake Putty, kalau udah pastekan langkah-langkah berikut di terminal anda
#yum -y update
#yum -y install gcc*
#yum -y install libpcap*
#wget http://prdownloads.sourceforge.net/webadmin/webmin-1.630-1.noarch.rpm
#rpm --install webmin-1.630-1.noarch.rpm
Cara installnya gitu aja, kalau sudah tinggal masuk ke ip address VPS anda dan portnya 10000, contoh 10.5.50.1:10000
Tutorial Install Dropbear pada VPS CentOS 5 dan 6_32/64bit
Tutorial Install Dropbear pada VPS CentOS 5 dan 6_32bit/64bit, panduan lengkapnya silahkan anda ikuti langkah-langkah berikut ini:
Langkah 1 : Login Full akses menggunakan user root
- Lakukan Update dengan perintah :
Dikarenakan dropbear hanya berjalan di port 443 maka anda set dulu port openssh nya memakai port 22, 109, 143 (port 443 yang ada di openssh anda didesable terlebih dahulu), perintahnya seperti berikut:
- Save+Exit (ctrl X+Y Enter)
- Restart Openssh :
Untuk menginstall dropbear pada vps CentOS anda, silahkan masukan perintah command dibawah ini sesuai dengan OS anda.
Untuk CentOS 5_32bit
Langkah 1 : Login Full akses menggunakan user root
- Lakukan Update dengan perintah :
# yum -y update
- Lakukan Upgrade (jika perlu) :# yum -y upgrade
- Install nano : # yum -y update && yum -y install nano
Langkah 2 : Setting Port Dikarenakan dropbear hanya berjalan di port 443 maka anda set dulu port openssh nya memakai port 22, 109, 143 (port 443 yang ada di openssh anda didesable terlebih dahulu), perintahnya seperti berikut:
# nano /etc/ssh/sshd_config
![]() |
| Klik untuk memperbesar |
- Restart Openssh :
# service sshd restartLangkah 3 : Install Dropbear
Untuk menginstall dropbear pada vps CentOS anda, silahkan masukan perintah command dibawah ini sesuai dengan OS anda.
Untuk CentOS 5_32bit
# cd /usr/local/src # wget http://dl.fedoraproject.org/pub/epel/5/i386/dropbear-0.55-1.el5.i386.rpm # rpm -Uvh dropbear-0.55-1.el5.i386.rpm # yum -y install dropbearUntuk CentOS 5_64bit
# cd /usr/local/src # wget http://dl.fedoraproject.org/pub/epel/5/x86_64/dropbear-0.55-1.el5.x86_64.rpm # rpm -Uvh dropbear-0.55-1.el5.x86_64.rpm # yum -y install dropbear
Untuk CentOS 6_32bit
# cd /usr/local/src
# wget http://dl.fedoraproject.org/pub/epel/6/i386/dropbear-0.58-1.el6.i686.rpm
# rpm -Uvh dropbear-0.58-1.el6.i686.rpm
# yum -y install dropbear
Untuk CentOS 6_64bit# cd /usr/local/src # wget http://dl.fedoraproject.org/pub/epel/6/x86_64/dropbear-0.58-1.el6.x86_64.rpm # rpm -Uvh dropbear-0.58-1.el6.x86_64.rpm # yum -y install dropbear
Langkah 4 : Menambah Port Dropbear
- Menambah port dropbear (Port 443) perintahnya:
# nano /etc/init.d/dropbear
- Edit file dibawah:
PID_FILE=/var/run/dropbear.pid
- Edit menjadi:
OPTIONS="-p 443"
- Start Dropbear:
# service dropbear start
- Cek Port Dropbear:
# netstat -nlpt | grep dropbear
- Restart Dropbear:
# service dropbear restart
- Auto Start Dropbear:
# chkconfig dropbear on
- Keluar PuTTy:
# exit
Done...
Selamat anda sudah berhasil menginstall Dropbear pada VPS CentOS anda, untuk memastikan dropbear berjalan silahkan anda login dengan bitvise menggunakan user login root dengan Port 443.
Tutorial Setting VPS/SSH Tunneling di Debian Menggunakan PuTTY
Jika kemaren saya membuat tutorial bagaimana caranya mendapatkan akun VPS gratis, sekarang saya akan memberikan tutorial bagaimana caranya setting VPS sekaligusmembuat akun SSH supaya bisa di akses.
Tutorial ini menggunakan program PuTTY disini saya menggunakan OS Debian, jika anda belum mempunyai program PuTTY silahkan download terlebih dahulu disini PuTTY Download.
Pertama jalankan program PuTTY, masukan Host beserta Port nya lalu login dengan menggunakan user root. Selanjutnya ikuti langkah-langkah berikut:
- Lakukan Update
- Lakukan Upgrade (jika perlu)
- Install nano (jika anda menggunakan debian 7 tidak perlu lagi install nano)
Managemen user: Tambah, Hapus, Lock dan Memberi Password
- Tambah user
- Hapus user
- Memberi password user
- Cek user yang sudah ditambah
- User dengan shell /bin/false yang tidak mau login silahkan masukan perintah berikut
Tambah Port SSH
- Tambah Port SSH ( Port 22, 109, 143, 443)
Lalu tekan ctrl+x, tekan y lalu enter
- Restart ssh
- Start ssh
- Cek Port yang aktif
- Done...Keluar PuTTY
Catatan: Setting ini hanya berlaku untuk user Open SSH, jika anda ingin menginstall dropbear di debian tunggu artikel saya selanjutnya, selamat mencoba semoga bermanfaat. Terimakasih
Tutorial ini menggunakan program PuTTY disini saya menggunakan OS Debian, jika anda belum mempunyai program PuTTY silahkan download terlebih dahulu disini PuTTY Download.
Pertama jalankan program PuTTY, masukan Host beserta Port nya lalu login dengan menggunakan user root. Selanjutnya ikuti langkah-langkah berikut:
- Lakukan Update
# apt-get update
- Lakukan Upgrade (jika perlu)
# apt-get upgrade
- Install nano (jika anda menggunakan debian 7 tidak perlu lagi install nano)
# apt-get install nano
Managemen user: Tambah, Hapus, Lock dan Memberi Password
- Tambah user
# useradd -m -s /bin/false nama user
- Hapus user
# userdell nama user- Lock user
# passwd -l nama user
- Memberi password user
# passwd nama user
- Cek user yang sudah ditambah
# cat /etc/passwd | grep home
- User dengan shell /bin/false yang tidak mau login silahkan masukan perintah berikut
# echo "/bin/false" >> /etc/shells
Tambah Port SSH
- Tambah Port SSH ( Port 22, 109, 143, 443)
# nano /etc/ssh/sshd_config
![]() |
| Klik untuk memperbesar |
- Restart ssh
# service ssh restart
- Start ssh
# service ssh start
- Cek Port yang aktif
# netstat -nlpt | grep ssh
- Done...Keluar PuTTY
# exit
Catatan: Setting ini hanya berlaku untuk user Open SSH, jika anda ingin menginstall dropbear di debian tunggu artikel saya selanjutnya, selamat mencoba semoga bermanfaat. Terimakasih
Langganan:
Postingan (Atom)


